Langsung ke konten utama

Leadership

Pengertian Leadership atau kepemimpinan menurut para jago ialah kemampuan dalam menga Leadership
Leadership
Pengertian Leadership atau kepemimpinan menurut para jago ialah kemampuan dalam mengatur dan mengelola sebuah organisasi yang mencakup kepentingan organisasi tersebut.

Dalam kepemimpinan tentu ada seorang pemimpin yang bertugas untuk menjalankan semua aktivitas dalam pengaturan sebuah organisasi atau perusahaan. Istilah Leadership berkaitan dengan kecakapan, sikap, keterampilan dan imbas seseorang terhadap apa yang dia pimpin. Sebenarnya, setiap orang sendiri memiliki jiwa kepemimpinan, namun seberapa besar pengaruhnya bisa menjadikannya sebagai seorang pemimpin.

Dalam kata Leadership terdapat kata leader yang berarti pemimpin. Leadership mencakup kemampuan seseorang yang memiliki jiwa untuk memimpin sebuah organisasi tertentu. Seperti kita ketahui, dalam sebuah organisasi tentu membutuhkan peran seorang pemimpin. Nah, disinilah peran Leadership atau kepemimpinan yang harus dimiliki oleh pemimpin tersebut. Dimana, pemimpin harus memiliki kualifikasi jiwa kepemimpinan yang bisa mensugesti orang lain dalam melakukan program atau aktivitas yang berkaitan dengan tujuan terbentuknya sebuah organisasi tertentu.

Kepemimpinan juga berkaitan dengan kemampuan seseorang untuk mengatur sebuah organisasi demi mencapai tujuan bersama. Di sini peran pemimpin sangat dibutuhkan untuk mengajak orang untuk tolong-menolong mencapai tujuan tersebut. Seorang pemimpin haruslah bersikap tegas, dan juga bisa membawa dan mensugesti orang lain sehingga tercapailah tujuan yang diharapkan. Dimana tujuan ini ditujukan untuk kepentingan bersama. Leadership atau kepemimpinan tidak terlepas dari tanggung jawab seorang pemimpin saat memimpin sebuah organisasi. Seorang pemimpin tentu harus memenuhi segala macam kualifikasi yang dibutuhkan, termasuk dalam mengatakan teladan yang baik kepada tim atau bawahannya, sehingga dia layak disebut sebagai seorang pemimpin.

Adapun makna dari Leadership sendiri harus mencakup beberapa komponen, mirip loyalitas, disiplin, maupun edukasi. Untuk loyalitas sendiri, seorang pemimpin tentunya harus memiliki kemampuan untuk membangun loyalitas terhadap organisasi kepada semua rekan kerjanya. Seorang pemimpin juga tentunya bisa mengatakan loyalitas melalui kebaikan. Tak hanya itu saja, dalam hal edukasi sendiri seorang pemimpin tentu harus bisa mengatakan edukasi pada rekan atau bawahannya. Selain itu, pemimpinlah yang harus melakukan transfer knowledge kepada yang dipimpinnya. Pemimpin tentunya harus memiliki teladan dan juga harus bisa memberi teladan dalam gal berdisiplin sehingga bisa menegakkan kedisiplinan terhadap aktivitas yang dilakukan dalam organisasi tersebut.
Sumber https://3i-networksupdate.blogspot.com/

Postingan populer dari blog ini

Cara Prospek Calon Nasabah 3I-Netwotks

Cara Prospek Calon Nasabah 3i-netwotks Ada beberapa kategori yang perlu diketahui dalam mengadakan pendekatan dengan calon nasabah menyerupai berikut ini : Kategori keluarga. Anggota keluarga merupakan kelompok pertama yang harus didekati, ini yaitu orang – orang terdekat dengan kita sehingga untuk menerima kepercayaan dari mereka tentu akan lebih mudah. Paling tidak, sebagai sesama anggota keluarga mereka akan percaya, anda sebagai biro asuransi tidak akan menipu mereka. Kategori kelompok minat tertentu. Ini yaitu kelompok orang – orang yang memiliki minat atau hobi yang sama dengan agen. Mengadakan hubungan dengan orang – orang yang memiliki minat yang sama akan lebih mudah, alasannya yakni yaitu apa yang dibicarakan akan selalu nyambung satu sama lain. Kategori profesi tertentu. Agen mengadakan pendekatan dengan orang – orang yang seprofesi ( di luar profesi biro ), atau di lingkungan yang masih berhubungan. Orang – orang yang seprofesi dengan biro atau bahkan lingkungan dalam sat...

Teknik Closing

Teknik Closing Ada banyak teknik untuk menutup penjualan atau close the sale Pertama-tama kita mencari calon pembeli yang potensial yang biasa disebut prospek. Lalu kita mencoba membuat janji temu dengannya. Setelah bertemu, jangan pribadi membicarakan produk kita terlebih dahulu. Berbincang-bincanglah dahulu. Dalam perbincangan dengan prospek, kita menggali kebutuhan dan keinginan prospek. Tahap selanjutnya ialah membuat suatu presentasi yang sesuai dengan profil sang prospek. Setelah itu kita sanggup menjawab beberapa pertanyaan dan keberatan yang timbul. Dan jadinya melakukan penutupan penjualan atau biasa disebut closing. Memang, ini bukanlah tahapan penjualan yang paling akhir. Masih ada tahap after sales service dan pengelolaan keluhan. Kita juga harus meminta referal bila pembeli puas dengan pelayanan kita. Namun, tahap yang paling menentukan ialah tahap penutupan ini. Dan saya akan berbagi beberapa tehnik closing yang telah teruji dan terbukti berhasil yang sanggup diterapkan o...

Nilai Lebih Mlm ( Multi Level Marketing )

Nilai Lebih MLM ( Multi Level Marketing ) Banyak sekali yang salah paham dan langsung berpikiran Negatif begitu mendengar kata perihal Multi Level Marketing atau perihal Network Marketing. Sebenarnya kunci Kekayaan Perusahaan terletak pada sistem Jaringan dan sudah terbukti dengan banyaknya Franchise di dunia ini. Dan bahkan Perusahaan Telekomunikasi saja, menggunakan sistem Jaringan. Memang tidak simpel untuk memprospek seseorang agar sanggup masuk kedalam Bisnis Multi Level Marketing, diperlukan Kegigihan dan Pengertian terlebih dahulu. Saya akan membagikan Informasi yang dimana mungkin Anda sebagai pelaku Bisnis Multi Level Marketing sanggup menjelaskan kepada Calon Prospek Bisnis Anda dengan baik dan benar, yaitu mengenai “10 Kelebihan Multi Level Marketing atau Network Marketing” adalah: PERTAMA MLM menyediakan Penghasilan tanpa batas. Adalah suatu fakta, di masyarakat ada orang yang mengalami “Kemiskinan Finansial”. Mereka miskin Uang. Bisnis MLM serius dan nrimo mengajak para Di...